Terang Kecil Menuntun Kepada Terang Besar

Apakah Janji Tuhan Kepada Daud Tanpa Syarat ?

Janji Tuhan bersyarat, Lentera dunia, Terang kecil“Tetapi kasih setia-Ku tidak akan hilang dari padanya, seperti yang Kuhilangkan dari pada Saul, yang telah Kujauhkan dari hadapanmu. Keluarga dan kerajaanmu akan kokoh untuk selama-lamanya di hadapan-Ku, takhtamu akan kokoh untuk selama-lamanya." 2 Samuel 7:15 – 16.

Para pendukung teori “Tanpa syarat” (The British Israel theory) menggunakan ayat-ayat ini untuk mendukung pendapat mereka bahwa Tuhan membuat janji tanpa syarat kepada Daud bahwa takhtanya, rumahnya, dan kerajaannya tidak akan pernah gagal, terlepas dari kesetiaan atau ketidaksetiaan mereka. Teori ini tidak benar dan lemah, dalam terang ayat-ayat Alkitab yang menyatakan bahwa janji itu bersifat bersyarat:

1. 1 Raja-raja 9:4 – 7. “Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dengan tulus hati dan dengan benar, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu atas Israel untuk selama-lamanya seperti yang telah Kujanjikan kepada Daud, ayahmu, dengan berkata: Keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel. Tetapi jika kamu ini dan anak-anakmu berbalik dari pada-Ku dan tidak berpegang pada segala perintah dan ketetapan-Ku yang telah Kuberikan kepadamu, dan pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, maka Aku akan melenyapkan orang Israel dari atas tanah yang telah Kuberikan kepada mereka, dan rumah yang telah Kukuduskan bagi nama-Ku itu, akan Kubuang dari hadapan-Ku, maka Israel akan menjadi kiasan dan sindiran di antara segala bangsa.”
2. 1 Raja-raja 2:4. “dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.”
3. 1 Raja-raja 6:12. “"Mengenai rumah yang sedang kaudirikan ini, jika engkau hidup menurut segala ketetapan-Ku dan melakukan segala peraturan-Ku dan tetap mengikuti segala perintah-Ku dan tidak menyimpang dari padanya, maka Aku akan menepati janji-Ku kepadamu yang telah Kufirmankan kepada Daud, ayahmu,”
4. 1 Tawarikh 28:7. “Dan Aku akan mengokohkan kerajaannya sampai selama-lamanya, jika ia bertekun melakukan segala perintah dan peraturan-Ku seperti sekarang ini.”
5. 2 Tawarikh 7:17 – 18. “Mengenai engkau, jika engkau hidup di hadapan-Ku sama seperti Daud, ayahmu, dan berbuat sesuai dengan segala yang Kuperintahkan kepadamu, dan jika engkau tetap mengikuti segala ketetapan dan peraturan-Ku, maka Aku akan meneguhkan takhta kerajaanmu sesuai dengan perjanjian yang telah Kuikat dengan Daud, ayahmu, dengan berkata: Takkan terputus keturunanmu yang memerintah atas Israel.”
6. Mazmur 132:11 – 12. “TUHAN telah menyatakan sumpah setia kepada Daud, Ia tidak akan memungkirinya: "Seorang anak kandungmu akan Kududukkan di atas takhtamu; jika anak-anakmu berpegang pada perjanjian-Ku, dan pada peraturan-peraturan-Ku yang Kuajarkan kepada mereka, maka anak-anak mereka selama-lamanya akan duduk di atas takhtamu."
Teori tersebut selanjutnya terbukti tidak benar atau lemah, dengan ini fakta yang tak terbantahkan:
1. Kalimat “selamanya” tidak selalu di artikan “tanpa akhir” ( lihat Wahyu 14:10 – 11).
2. Israel badani benar-benar didiskualifikasi karena ketidaktaatan mereka (Roma 4:13; 9:7 – 8; 11:20).
3. Kaidah spiritual, Kristus telah menggenapi janji tahta Daud (Kisah 2:29 – 30; Yesaya 9:6 – 7).
4. Kerajaannya telah diambil dari bangsa Israel (Matius 21:43) dan diserahkan kepada bangsa lain (1 Petrus 2:9 – 10).
5. Rumah Israel ditinggalkan sunyi (Matius 23:38).
6. Semua yang percaya sebagai milik Kristus sekarang dapat mengklaim janji-janji itu sebagai Israel rohani Allah (Galati 3:29; Roma 11:17).

Posted in Alkitab katakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *